Minggu, 18 Desember 2011

Kolin

Perkuat Tubuh Dengan Kolin
Komponen gizi lainnya merupakan zat yang terdapat di dalam makanan selain zat gizi konvensional yaitu, karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan air  yang bermanfaat bagi tubuh. Komponen gizi lainnya sangat erat manfaatnya bagi kesehatan, seperti ada zat yang menurunkan resiko kanker, mencegah penyakit jantung koroner dan meningkatkan imunitas tubuh. Komponen gizi lainnya tidak seperti vitamin karena tidak memenuhi kriteria yaitu zat gizi esensial. Berbagai jenis komponen gizi lainnya adalah myoinositol, kolin, koenzim Q, flavonoids,  asam lipoat, laetrille ( vitamin B17), asam pangamat (vitamin B15), kafein, theophylline, theobromine, spirulina, karnitin dan taurin. Diantara berbagai jenis komponen gizi lainnya yang akan di bahas  disini yaitu kolin.
Kolin merupakan amino saturasi yang dibutuhkan tubuh dan penting pada makanan berperan membentuk membran sel dalam penyampaian sinyal di saraf dan transmisi saraf kolinergis. Asupan kolin bagi tubuh diperoleh melalui sintesis  alami dalam tubuh dan pangan yang dimakan. Kolin memiliki  banyak manfaat , yaitu sebagai penjaga kesatuan membran sel karena kolin langsung memengaruhi penyampaian pesan di antara membran dan pengangkutan. Memecah dan menggunakan lemak sebagai sumber energi, kolin terletak pada di lapiisan lemak dan mengubah lemak tersebut agar lebih lentur dalam mempertahankan sel – sel. Menjaga fungsi otot, bagian kandung kemih dikontrol oleh kolinrgic kemudian asetylkolin menstimulasi reseptor yang disebut reseptor muscarinic yang akan memicu kontraksi pada otot. Bantu tingkatkan jumlah sel – sel di pusat memori, sintesis acetylkolin, salah satu neurotransmitter tubuh diperlukan dalam proses berpikir, mengingat, tidur, dan mengontrol gerakan. Makanan yang mengandung kolin tersedia di alam,  berikut ini tabel makanan dan jumlah kandungan kolinnya.




Tabel Makanan sumber kolin
Makanan sumber kolin
URT
Jumlah kandungan kolin
Tahu
100g
28mg
Daging sapi
85g
66mg
Ikan salmon
85g
56mg
Telur
1 btr
125mg
Daging ayam
100g
65,6mg
Brokolli
110g
62mg
Kol
85g
62mg
Jagung
110g
52mg
Keju chedar
28g
4,7mg
Apel

4,7mg
Alpukat
28g
4mg
Pisang

1,6mg
Anggur

9mg
Konsumsi kolin yang ideal telah dirumuskan oleh Food and Nutrition Board pada tahun 1998 sebagai kebutuhan kolin harian/DRI (Dietary Reference Intake). Hal ini dilakukan karena sangat sulit untuk menentukan Recommended Dietary Allowance untuk kolin. Konsumsi kolin dosis tinggi 10-16 gram per hari dapat menimbulkan gejala-gejala seperti aroma tubuh menjadi amis, muntah-muntah, berliur, dan berkeringat dalam jumlah banyak. Aroma amis dapat terjadi akibat produksi berlebih dari trimetilamin, salah satu metabolit kolin. Konsumsi kolin sekitar 7,5 gram per hari dapat menyebabkan hipotensi, pening kepala, dan pingsan. Sedangkan konsumsi sedang (3 gram per hari) dapat menghambat berbagai fungsi hati, menimbulkan gatal-gatal, dan telinga berdesing. Berikut tabel kolin yang boleh dikonsumsi.
Table  Dietary Reference Intake (DRI)* Level kolin (mg/hari)
Populasi
Kecukupan asupan
Batas atas**
Bayi
0-5 bulan
125
Tidak ditentukan
6-11 bulan
150
Tidak ditentukan
Anak
1-3 tahun
200
1000
4-8 tahun
250
1000
9-13 tahun
375
2000
Laki-laki
14-18 tahun
550
3000
> 19tahun
550
3500
Wanita
14-18 tahun
400
3000
> 19 tahun
424
3500
Hamil
450
3500
Menyusui
550
3500
*DRI adalah sebuah nilai yang didasarkan pada observasi atau eksperimen dalam menentukan perkiraan asupan zat gizi dari grup orang sehat, ketika RDA tidak dapat ditentukan.
**Batas atas : level tertinggi asupan zat gizi harian yang tidak mempunyai efek negative pada hampir seluruh individu dalam populasi secara umum.
Seseorang yang mengalami kekurangan kolin akan tibul berbagai penyakit dan berdasarkan scan otak, orang dengan asupan kolin rendah lebih cenderung menuju penurunan mental daripada rekan-rekan mereka dengan intake yang lebih tinggi. 

Sabtu, 17 Desember 2011

PUISI

Gubuk
Karya : .Almira Nurelah.......

Rangkaian dedaunan yang emas 
sambung- menyambung menutupimu
Jemariku yang lentikpun membuatmu 
semakin indah
Dikala panas menerpa kau bergantian menutupi
aku 
Dikala hujan kau pun menyelimuti aku
Kokohnya dirimu hanya ada di permadani hijau
Jarang terlihat di keramaian metropolitan
oh Gubukku  tetaplah kokoh disana
oh Gubukku jadikanlah dirimu tempat yang nyaman